Polychaeta |
Terebellida |
Terebellidae | Terebillinae
Lingkungan: lingkungan / zona iklim / kisaran kedalaman / jangkauan distribusi
Ekologi
Benthic. Polar
Antarctic Indian Ocean and Southwest Pacific: Crozet Islands, Australia and New Zealand.
Panjang pada saat jatuh tempo pertama / Ukuran / Berat / umur
Kematangan: Lm ?  range ? - ? cm
Siklus hidup dan perilaku kawin
Kematangan | Reproduksi, perkembang biakan | Pemijahan | telur-telur | Fekunditas | Larva
Members of the class Polychaeta are mostly gonochoric (sexual). Mating: Females produce a pheromone attracting and signalling the males to shed sperm which in turn stimulates females to shed eggs, this behavior is known as swarming. Gametes are spawned through the metanephridia or body wall rupturing (termed as "epitoky", wherein a pelagic, reproductive individual, "epitoke", is formed from a benthic, nonreproductive individual, "atoke"). After fertilization, most eggs become planktonic; although some are retained in the worm tubes or burrowed in jelly masses attached to the tubes (egg brooders). Life Cycle: Eggs develop into trocophore larva, which later metamorph into juvenile stage (body lengthened), and later develop into adults.
rujukan utama
Acuan | Koordinator | mitra
Sicinski, J. and P. Gillet 2002 Biogeographical affinities of polychaetes from Îles Crozet. Antarc. Sci. 14(4):353-363. (Acuan 87389)
Status IUCN Red List
(Acuan 130435: Version 2025-2 (Global))
status CITES (Acuan 108899)
Not Evaluated
Not Evaluated
ancaman kepada manusia
Harmless
penggunaan manusia
| FishSource |
Alat, peralatan
informasi lanjut
Ekologi trofikItem makanan (mangsa)
Komposisi makanan
Konsumsi makanan
Pemangsa
Dinamika populasiPertumbuhan
Maks. usia / ukuran
Panjang-berat rel.
Panjang-panjang rel.
ukuran frekuensi
Konversi massa
Kelimpahan
FisiologiKonsumsi oksigen
Yang berhubungan dengan manusiaPerangko, koin, dll.
Sumber internet
Estimasi berdasarkan model